Posted in

Progres Perbaikan Ruas Jalan Semarang – Godong yang Terputus Akibat Banjir Ditargetkan H-7 Bisa Dilalui Arus Mudik

Progres Perbaikan Ruas Jalan Semarang – Godong yang Terputus Akibat Banjir Ditargetkan H-7 Bisa Dilalui Arus Mudik

Perbaikan ruas jalan sepanjang kurang lebih 60 meter tersebut, nantinya dapat dilalui saat arus mudik.

Progres perbaikan ruas jalan Semarang-Godong yang terputus akibat tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong ditargetkan selesai H-7. Perbaikan ruas jalan sepanjang kurang lebih 60 meter tersebut, nantinya dapat dilalui saat arus mudik.

“Ini selesai H-7 lebaran ya. Diakali, penting sudah keras dan bisa dilewati. Setelah sini selesai langsung geser ke jalan kabupaten yang jadi jalur alternatif,” kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Senin (2/3).

Dari pantauan di lokasi, progres perbaikan tanggul yang jebol sudah tertutup dan tinggal menunggu kering atau keras. Sementara untuk perbaikan jalan masih sampai tahap proses perkerasan dasar atau landasan beton.

“Mudah-mudahan target kita dalam dua minggu ini bisa selesai. Jadi menjelang lebaran kita bisa buka kembali untuk aktivitas lalu lintas atau pergerakan dari Purwodadi ke Semarang atau sebaliknya,” ujarnya.

Ada Konstruksi Bergeser

Menurut dia, penanganan awal jalan rusak tersebut akan menggunakan jembatan Armco. Jembatan sudah sampai di lokasi, namun setelah dicek ternyata ada jalan lain yang pembangunannya bergeser.

Maka dari itu, bagian itu ikut dihancurkan untuk dibangun kembali menggunakan konstruksi baru permanen.

Total panjang 60 meter (jalan) yang kami nyatakan hilang. Armco tidak dipasang, namun dilakukan perawatan permanen dengan pengecoran beton bertulang, jelasnya.

Seperti diketahui, tanggul sungai Tuntang yang berada di Desa Tinanding, Godong, Grobogan, jebol pada 16 Februari 2026 lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan ruas jalan Semarang-Godong KM35 terputus total. Luapan air juga menggenangi wilayah sekitar.

Saat kunjungan terdahulu, Ahmad Luthfi sudah meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana agar mempercepat penutupan tanggul jebol. Selain itu, ia juga mengusulkan kepada Kementerian PU untuk segera melakukan normalisasi sungai Tuntang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *