Posted in

Perang Pecah: Lebanon Gempur Israel, Israel Balas dengan Serangan Udara

Perang Pecah: Lebanon Gempur Israel, Israel Balas dengan Serangan Udara

Balasan Kilat Melalui “Operasi Lion’s Roar”

Hanya berselang beberapa jam setelah serangan rudal tersebut, jet-jet tempur Israel langsung membombardir berbagai titik yang diduga sebagai markas Hizbullah di seluruh penjuru Lebanon. Ledakan hebat dilaporkan mengguncang ibu kota Beirut dan wilayah sekitarnya, memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sipil.

“Hizbullah menargetkan warga sipil Israel atas nama rezim Iran dan menyeret Lebanon menuju kehancuran,” tegas juru bicara IDF dalam pernyataan resminya, Senin. Pihak militer juga menyatakan mereka telah bersiap menghadapi segala skenario melalui operasi militer yang dinamakan “Operasi Lion’s Roar”.

Serangan dari Lebanon ini sebenarnya telah diprediksi. Sebelumnya, Hizbullah merilis pesan belasungkawa atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang juga memuat ancaman balasan terhadap Israel.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap hitam membubung tinggi di langit Beirut pasca-serangan balasan Israel. Para saksi mata melaporkan rentetan ledakan yang terus terdengar, menandakan berakhirnya periode tenang yang sempat dirasakan pasca-gencatan senjata tahun lalu.

Runtuhnya Stabilitas Perbatasan Utara

Konflik antara Israel dan Hizbullah di perbatasan Lebanon telah menjadi “front kedua” yang paling diwaspadai sejak konflik regional meningkat. Meskipun gencatan senjata telah disepakati pada 27 November 2024 untuk memberikan napas bagi warga sipil di kedua negara, keterikatan ideologis dan militer Hizbullah dengan Iran membuat kesepakatan tersebut sangat rapuh.

Tewasnya tokoh-tokoh kunci di Teheran dalam beberapa hari terakhir menjadi katalisator yang memaksa Hizbullah untuk turun tangan, meskipun hal itu berisiko memicu perang skala penuh di Lebanon.

Dengan masuknya Lebanon ke medan perang aktif ini, ketakutan internasional akan terjadinya “perang regional total” kini menjadi kenyataan yang sulit dihindari, mengancam stabilitas logistik dan jalur keamanan di seluruh kawasan Mediterania Timur.

Editor: Grace El Dora

Ikuti Channel Telegram Resmi kami untuk update artikel investor.id

Baca berita lainnya di Google Berita

Berita Terkait

Berita Terkini

Komisi I DPR Desak Pemerintah Tak Bersikap Netral atas Serangan AS-Israel ke Iran

Rupiah Terhantam Sentimen Perang AS-Israel vs Iran

Direktur Berlian Laju Tanker Mengundurkan Diri

Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Try Sutrisno

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Beruntun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *