Posted in

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Lebanon Usai Cegat Roket

JAKARTA – Militer Israel melancarkan gelombang serangan udara ke berbagai wilayah Lebanon pada Senin (2/3) dini hari setelah mencegat roket yang ditembakkan dari wilayah Lebanon.

Pihak militer Israel menyatakan proyektil lain jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan.

Militer Israel juga memperingatkan warga di 53 desa di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa untuk mengungsi dan menjaga jarak satu kilometer menjelang serangan yang direncanakan.

Media Israel sebelumnya melaporkan kelompok Hizbullah Lebanon meluncurkan roket ke arah Israel utara, yang disebut sebagai serangan pertama sejak adanya perjanjian gencatan senjata. Channel 12 melaporkan sekitar enam roket ditembakkan dalam serangan tersebut.

Hizbullah kemudian mengaku bertanggung jawab meluncurkan roket dan drone dari Lebanon selatan menuju Israel utara. Kelompok itu mengatakan serangan itu menargetkan situs pertahanan rudal Israel di dekat Haifa.

Sebagai tanggapan, militer Israel memulai gelombang serangan udara di Lebanon, Channel 12 melaporkan, mengutip pernyataan militer bahwa serangan tersebut dilakukan “sebagai tanggapan terhadap tembakan roket ke arah Israel utara.”

Dilansir ANTARA dari Anadolu, militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan “anggota senior Hizbullah” di Beirut dan seorang “operator kunci” di Lebanon selatan.

Koresponden Anadolu melaporkan serangan udara besar-besaran Israel menghantam kota Srifa di Lebanon selatan, sementara dua serangan tambahan menghantam lingkungan Al-Salihiya di Nabatieh, menyebabkan kerusakan parah dan kebakaran pada bangunan dan kendaraan.

Serangan udara Israel juga menyasar wilayah pinggiran Al-Shahabiya dan Deir Qanoun al-Nahr di Lebanon selatan, menurut koresponden tersebut.

Sebelumnya, serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut dan menyebabkan kerusakan luas, kata para saksi mata.

Koresponden itu juga melaporkan adanya pengungsian dari pinggiran selatan Beirut dan sejumlah wilayah di Lebanon selatan menuju Beirut tengah dan Gunung Lebanon setelah serangkaian serangan udara besar. yang hebat.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan peluncuran roket dari Lebanon selatan merupakan “tindakan yang tidak bertanggung jawab dan mencurigakan” yang membahayakan keamanan negara serta memberi Israel alasan untuk melanjutkan serangan.

Salam mengatakan siapa pun yang berada di balik peluncuran tersebut telah mengancam keselamatan dan stabilitas Lebanon, seraya menegaskan Lebanon “tidak akan membiarkan negara ini terseret ke dalam petualangan baru.”

Ia menambahkan pihak berwenang akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dan melindungi rakyat Lebanon.

Tag Terpopuler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *