Posted in

Autopsi Berjam-jam Pembunuhan Perempuan di Trenggalek oleh Tim Forensik Polda Jatim

Autopsi Berjam-jam Pembunuhan Perempuan di Trenggalek oleh Tim Forensik Polda Jatim

Viva Jatim/Madchan Jazuli

Korban mengalami luka-luka setelah dianiaya oleh pacarnya, SE (41), warga Desa Kamulan, Durenan, Trenggalek. Selain itu, anak kecil korban juga menjadi korban kekejaman pelaku hingga harus mendapat perawatan intensif.

Proses autopsi langsung oleh Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Rombongan tiba pada pukul 19.10 WIB sebanyak dua kendaraan.

Tampak Mobil Jenazah tempat tinggal korban tiba bersiap untuk menghantarkan ke rumah duka. Beberapa keluarga juga ikut menunggu proses autopsi.

Tak hanya itu, kekejian pelaku juga dialami oleh sang anak korban yang masih belia. Ia dibiarkan di dalam kamar hotel selama sekitar 3 jam bersama sang ibu bersimbah darah.

“Kancing 2 jam di kamar hotel. Berbalut selimut berlumuran darah, matanya benjol,” kata salah satu Tim Inafis Polres Trenggalek.

Sementara, Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek Sujiono mengatakan bahwa saat ini kondisi anak korban bisa tertangani dengan baik oleh tim medis. Butuh pendamping untuk memulihkan kesehatan fisik maupun psikis.

“Kondisi Anak di Ruang Seruni. Itu yang sudah trauma healing yang lama. Insyaallah dengan pendampingan Dinsos insyaallah bisa,” papar Sujiono.

Sujiono menambahkan bahwa sangat prihatin dengan kejadian ini. Pasalnya, anak sekecil itu harus menerima kejadian nahas yang dialami ibu dan dirinya.

“Tidak ada yang retak alhamdulillah, khawatir dengan anak itu. Membayangkan anak kita sendiri,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *