
Berdasarkan pantauan di lokasi, progres perbaikan tanggul yang jebol sudah tertutup dan tinggal menunggu kering atau keras.
Sementara untuk perbaikan jalan masih sampai tahap proses perkerasan dasar atau landasan beton. Perkerasan sedikit mengalami kendala lantaran masih ada rembesan air sungai Tuntang.
“Setelah sini selesai langsung geser ke jalan kabupaten yang jadi jalur alternatif,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro mengatakan perbaikan ruas jalan yang rusak tersebut dilakukan siang dan malam.
Saat ini, kata Henggar, progress perbaikan jalan Semarang-Grobogan sudah mencapai sekira 75 persen.
“Mudah-mudahan target kita dua minggu ini dapat terselesaikan,” harap Henggar.
