Posted in

Jukir Liar Malioboro Getok Pengunjung Dua Kali Akibat Ganti Sif

Jukir Liar Malioboro Getok Pengunjung Dua Kali Akibat Ganti Sif

Keluhan ini muncul dari unggahan di akun Instagram @merapi_uncover, di mana seorang pengunjung merasa dirugikan karena harus membayar parkir dua kali. Dalam narasinya, pengunjung tersebut menuliskan bahwa dirinya merasa diperas dengan modus “Ganti Shift”.

Pengunjung tersebut juga mengeluhkan respons jukir yang dinilai tidak menyenangkan saat mendapati helmnya jatuh dan rusak. Bukannya meminta maaf, jukir tersebut tetap bersikeras meminta uang tambahan.

Berikut poin-poin pengaduan yang disampaikan:

Bayar dua kali: Pengunjung sudah membayar retribusi parkir Rp3.000 saat datang, namun kembali diminta Rp2.000 saat pulang dengan alasan ganti shift.
Fasilitas tidak terjaga: Helm pengunjung jatuh hingga patah, menunjukkan kurangnya pengawasan.
Respons Jukir: Jukir tetap meminta uang tambahan meski helm pengunjung rusak.

Aziz memastikan bahwa praktik tersebut termasuk parkir liar. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polresta Jogja sebagai tindak lanjut atas temuan ini. Lokasi parkir liar tersebut berada di selatan Hamzah Batik yang ada tugu jamnya. Kasus ini telah diteruskan ke Kasat Reskrim Polresta Jogja untuk ditindaklanjuti.

Parkir liar masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Jogja. Sebelumnya, keluhan serupa juga muncul terkait parkir nuthuk di Jalan Margo Utomo, Jogja, pada Senin (21/7/2026) di mana pengendara dikenakan tarif Rp 15 ribu, dengan Rp 5 ribu di antaranya disebut untuk kas kampung. Selain itu, ada juga curhatan pengendara Toyota HiAce yang ditarik Rp 50 ribu saat parkir di gerbang selatan Kantor Gubernur DIY pada Senin (28/7/2025). Setelah keluhan tersebut viral, polisi dan Dishub Kota Jogja melakukan pengecekan di lapangan.

Sumber: detik.com


What’s Your Reaction?

0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *