Posted in

Polri Siagakan 161 Ribu Personel Amankan 185 Ribu Objek Vital Selama Mudik Lebaran 2026 – Halo Pedeka

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi memulai persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat 2026. Sebanyak 185.608 objek di seluruh Indonesia akan menjadi fokus pengamanan guna menjamin kenyamanan masyarakat di masa libur panjang ini.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa objek pengamanan mencakup tempat ibadah seperti masjid dan lokasi salat Id, hingga titik-titik keramaian publik. “Kami menyiagakan ribuan objek pengamanan yang meliputi pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga destinasi wisata,” ujar Dedi di Gedung PTIK, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Kekuatan Personel dan Sebaran Posko
Untuk mendukung kelancaran operasi ini, Polri mengerahkan total 161.243 personel gabungan. Selain itu, sebanyak 2.746 posko didirikan dengan rincian:

1.624 Posko Pengamanan untuk menjaga situasi kondusif di titik rawan.
779 Posko Pelayanan guna membantu kebutuhan pemudik di perjalanan.
343 Posko Terpadu sebagai pusat koordinasi antarinstansi.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Prediksi Pergerakan Pemudik
Berdasarkan data survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai 143,9 juta orang. Meski angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 1,75% (sekitar 2,57 juta orang) dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang, Polri tetap dalam posisi siaga penuh.

Kesiagaan ekstra ini dilakukan karena periode mudik tahun ini bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi, yang berpotensi meningkatkan volume kendaraan secara signifikan di waktu yang bersamaan.

Strategi Rekayasa Lalu Lintas dan Layanan Masyarakat
Guna mengantisipasi kemacetan di ruas jalan tol, Polri telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang meliputi:

Sistem Ganjil-Genap
Sistem Satu Arah (One Way)
Lawan Arus (Contraflow)
Delaying System dan Buffer Zone khusus di area pelabuhan.

Selain pengaturan jalan, Polri juga menawarkan solusi bagi warga yang khawatir meninggalkan kendaraannya di rumah. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan bermotor gratis di kantor-kantor kepolisian terdekat.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan gangguan keamanan, Polri mengimbau agar menghubungi Hotline 110 yang akan beroperasi maksimal selama masa operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *