
JATIMTIMES – Unit Turjawali Sat Samapta Polres Gresik menggerebek sebuah warung karaoke di wilayah Kecamatan Menganti, Minggu 8 Februari 2026 malam. Belasan botol miras ditemukan.
Operasi ini dilakukan berdasarkan keluhan masyarakat yang khawatir dengan maraknya peredaran minuman beralkohol di wilayah dekat perbatasan Gresik – Surabaya.
Dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Gresik AKP Satriyono, petugas menggerebek dua lokasi yang diduga tempat peredaran miras. Yakni di jalan Desa Sedojangkung dan wilayah Desa Bringkang.
Di warung kawasan Sedojangkung, petugas menemukan minuman keras khas Bali yang dikuasai penjual dan pengunjung warung. Seluruh barang bukti langsung diamankan ke Mabes Polri untuk proses hukum lebih lanjut.
Petugas juga mendatangi warung karaoke yang masih beroperasi dengan alunan musik keras di wilayah Desa Bringkang. Setelah digeledah, petugas menemukan belasan botol kosong arak Tuban serta sejumlah botol miras siap konsumsi.
“Di lokasi pertama, Sedojangkung, kami mengamankan penjual berinisial TW dan satu botol arak Bali. Kemudian dua orang MZ dan FH yang sedang minum arak Bali dicampur Iceland,” ujar Kasat Samapta Polres Gresik AKP Satriyono.
Sedangkan di lokasi kedua di kawasan Bringkang, AKP Satriyono dan anggota mengamankan K tiga botol arak Tuban kosong 15 botol, AM bir Bintang kosong 10 botol, NW dua botol arak Bali, dan ISW satu botol arak Bali.
“Seluruh terduga pelanggaran dan barang bukti kami bawa ke Mapolres Gresik untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” imbuhnya.
AKP Satriyono menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberantas peredaran miras di wilayah hukum Polres Gresik. Penindakan akan terus dilakukan secara masif demi menjaga kondusivitas Kota Pudak.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui hotline Polres Gresik 110 (bebas pulsa, 24 jam) atau layanan LaporCakRama di nomor 0811-8800-2006.
