
Serangan Iran Terhadap UEA, Bandara Dubai dan Abu Dhabi Rusak, Ribuan Penerbangan Terhenti
Dubai, 1 Maret 2026 – Serangan Iran menggunakan rudal balistik dan drone ke Uni Emirat Arab (UEA) telah menyebabkan kerusakan pada Bandara Internasional Dubai (DXB) dan Bandara Internasional Abu Dhabi (AUH) serta memicu penangguhan ribuan penerbangan internasional. Peristiwa ini terjadi di tengah semakin memanasnya eskalasi konflik Iran-AS-Israel di kawasan Teluk.
Serangan Rudal dan Drone Iran
Otoritas UEA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sebagian besar serangan. Sebanyak 137 rudal dan 209 drone diluncurkan Iran, namun beberapa puing berhasil jatuh dan menimbulkan kerusakan ringan pada fasilitas sipil. Meski demikian, beberapa korban tewas dan luka-luka dilaporkan.
Di Bandara Internasional Dubai (DXB), beberapa area terminal mengalami kerusakan ringan, dan empat staf mengalami luka-luka.
Di Bandara Internasional Zayed, Abu Dhabi, satu orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka akibat puing rudal dan drone.
Selain itu, puing drone juga menyebabkan kerusakan kecil pada fasad Hotel Burj Al Arab, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa di lokasi tersebut.
Penangguhan dan Gangguan Penerbangan
Akibat serangan dan penutupan ruang udara UEA, seluruh operasi penerbangan di Dubai dan Abu Dhabi dihentikan sementara. Maskapai besar seperti Emirates dan flydubai menunda atau membatalkan jadwal penerbangan, sementara ribuan penumpang mengalami penundaan dan pembatalan perjalanan internasional. Otoritas bandara mengimbau penumpang untuk tidak datang ke bandara hingga situasi dianggap aman.
Gangguan ini terjadi karena meningkatnya risiko keamanan di wilayah Teluk akibat eskalasi militer antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang membuat banyak negara Teluk menutup ruang udara mereka sebagai tindakan pencegahan keselamatan.
Dampak Ekonomi dan Logistik
Penutupan dan gangguan operasional di dua bandara utama UEA mempunyai konsekuensi serius:
Gangguan transportasi internasional: Dubai dan Abu Dhabi merupakan pusat utama penerbangan transit antara Eropa, Asia dan Afrika.
Kerugian finansial bagi maskapai dan penumpang: Pembatalan dan penundaan ribuan penerbangan meningkatkan biaya operasional dan asuransi.
Dampak pada sektor pariwisata dan logistik: Kerusakan pada fasilitas bandara dan hotel serta penundaan perjalanan wisatawan memengaruhi industri pariwisata lokal.
Kesimpulan
Serangan balasan Iran terhadap UEA memperlihatkan eskalasi konflik di Teluk yang berdampak luas pada keselamatan sipil dan transportasi internasional. Meskipun sistem pertahanan UEA berhasil mencegat sebagian besar rudal dan drone, kerusakan di bandara Dubai dan Abu Dhabi, korban jiwa, serta penutupan ruang udara menimbulkan gangguan besar pada penerbangan global. Otoritas setempat terus memantau situasi dan memperingatkan penumpang agar tetap mengikuti informasi terbaru.
