Posted in

Pemerintah Kebut Perbaiki Jalan Rusak jelang Mudik Lebaran 2026 – RRI.co.id

Pemerintah Kebut Perbaiki Jalan Rusak jelang Mudik Lebaran 2026

Editor – Tegar
1 Mar 2026
Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pemerintah akan mempercepat perbaikan jalan rusak. Upaya perbaikan jalan untuk menunjang infrastruktur pada musim mudik dan arus balik lebaran 2026.

“Jadi jalan kurang baik kita perbaiki. Kemeneterian Pekerjaan Umum sudah menyiapkan program cepat memperbaiki jalan rusak atau mengganggu perjalanan,” kata Menteri AHY kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2026.

Menteri AHY juga berharap Kementerian Perhubungan menyiapkan moda transportasi baik darat, udara, laut, dan kereta api. Kendati demikian, dia mengatakan tantangan dalam melaksanakan mudik dan mudik adalah cuaca.

AHY mengatakan pemerintah mengantisipasi cuaca ekstrem di berbagai lokasi agar tidak menghambat pelaksanaan mudik dan balik lebaran 2026. Berkaca kepada keberhasilan pemerintah pada mudik dan nataru 2025, kasus kecelakaan menurun.

“Kita mengantisipasi cuaca ekstrem di berbagai lokasi tapi pengalaman terdahulu baik menyiapkan lebaran dan nataru, setiap tahun ada perbaikan. Terjadi penurunan jumlah kecelakaan signifikan termasuk fatalitas dan kitab isa bs mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat mendukung kelancaran mudik Lebaran. AHY meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan korban luka dan korban jiwa.

Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan lubang menjadi prioritas utama dan ditargetkan tuntas sebelum puncak arus mudik. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah lubang yang semula tercatat sekitar 7.000 titik, kini turun signifikan menjadi 2.500 titik.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, kini turun drastis menjadi 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik hampir semuanya bebas jalan berlubang,” kata Dody.

Pihaknya akan menggunakan metode patching atau penambalan cepat untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Adapun upaya jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan pelapisan ulang (overlay).

“Untuk jangka menengah, meningkatan konstruksi menjadi rigid pavement atau beton di sejumlah titik kritis agar daya tahan jalan lebih optimal. Perbaikan difokuskan untuk memastikan kondisi jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *