Posted in

Banyuwangi Dibayangi Hujan Lebat dan Puting Beliung hingga 10 Maret 2026

Banyuwangi Dibayangi Hujan Lebat dan Puting Beliung hingga 10 Maret 2026

BMKG Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem berupa potensi hujan lebat dan puting beliung yang diprakirakan melanda wilayah Banyuwangi dan sekitarnya hingga 10 Maret 2026.

BANYUWANGI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda, mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem berupa potensi hujan lebat dan puting beliung yang diprakirakan melanda wilayah Banyuwangi dan sekitarnya hingga 10 Maret 2026.

Cuaca ekstrem ini dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor akibat peningkatan intensitas hujan lebat disertai petir, angin kencang, serta hujan es.

Saat ini sebagian wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan musim hujan ke musim kemarau, kata Kepala BMKG Kelas I Juanda Taufiq Hermawan melalui keterangan tertulis, dikutip Senin (2/3/2026).

BMKG memprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak adanya gangguan gelombang atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO), Low Frequency dan Gelombang Rossby yang akan melintasi wilayah Jawa Timur.

Suhu permukaan laut di perairan selatan Jawa Timur masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang belum stabil juga mendukung tumbuhnya awan konvektif yang berpotensi menimbulkan curah hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama 10 hari ke depan.

“Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang,” ujar Taufiq. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *