Posted in

Pemotor Lawan Arah di Jalan Raya Bekasi Kerap Kucing-kucingan dengan Petugas

JAKARTA, KOMPAS.com – Tuti (45), pedagang di sekitar Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, mengaku bahwa pemotor yang melawan arah kerap “kucing-kucingan” dengan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) maupun polisi.

Ia mengungkapkan, petugas sebenarnya sering berjaga di jalan tersebut. Namun, saat petugas tidak berada di lokasi, pengendara motor kembali melawan arah.

“Petugas kadang ada kok, tapi ya pas petugas dishub atau polisi enggak ada ya lawan arus lagi, kalau siang biasanya sedikit (yang lawan arah),” tutur Tuti saat ditemui, Senin (2/3/2026).

Menurut dia, pelanggaran umumnya terjadi saat arus kendaraan dari Bekasi menuju Pulogadung mengalami kemacetan.

“Kalau pagi (banyak yang lewat arah sebaliknya), sore hari jarang. Kalau sebaliknya juga kalau dari Bekasi sampai Pulogadung macet,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, Prisno Jogiara, memastikan pihaknya bersama Satuan Lalu Lintas Jakarta Timur terus menghalau pengendara yang melawan arah.

Dia menjelaskan, sejumlah kendaraan nekat melawan arus karena padatnya lalu lintas yang menjalar menuju Kolong Cakung. Akibatnya, sebagian pengemudi memilih mengambil jalur sebaliknya.

“Adanya petugas polantas dan dishub yang menghalau sehingga mencari jalan alternatif atau putar balik ke jalur yang benar sehingga lalu lintas jadi tidak terhambat yang ke arah Bekasi,” ungkapnya saat dihubungi, Senin.

Jogi menambahkan, kemacetan di Jalan Raya Bekasi, Cakung, dipicu tingginya volume kendaraan yang melintas, terutama di Simpang Kolong Cakung.

Karena banyak sekali kendaraan yang melintas dan tidak ada lampu lalu lintas yang jelas, kata Jogi.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arus di Jalan Raya Bekasi dari arah Bekasi menuju Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (2/3/2026).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sekitar pukul 10.40 WIB, beberapa pengendara tetap melintas melawan arus meski jalur tersebut dilalui truk-truk besar.

Aksi itu dinilai membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, arus lalu lintas dari Pulogadung menuju Bekasi terpantau lancar. Kondisi berbeda terlihat di arah sebaliknya yang cukup padat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *