Posted in

Komisi III DPR Atensi soal Ayah Bocah NS Anggota Geng, Kapolres Sukabumi Usut

“Kami juga menginformasikan bahwa mantan suami Ibu Lisna ini kebetulan adalah anggota geng yang menurut saya juga patut untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian. Ya khususnya karena ini, karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh Ibu Lisna,” kata Sri Suparyati dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2026).

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman meminta keamanan ibu kandung NS, Lisnawati, untuk dijaga. Ia juga meminta agar peran dari ayah NS tersebut didalami.

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

“Sebelum ke Pak Kapolres ya, yang pertama saya minta dijamin keamanannya ibu ini, Pak. Ya. Hajar saja gangster-gangster itu. Nggak ada urusan, Pak,” ujar Habiburokhman.

“Masa sudah sejauh ini belum ada penindakan, Pak. Lalu nanti jangan terlalu bertele-tele soal time line ini, Pak. Kita nggak perlu. Yang perlu langsung ke inti masalahnya,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan bakal mendalami informasi tersebut. Pihaknya menyebutkan akan menindaklanjuti kabar itu.

“Ini informasi yang kita dapat, akan kita pelajari sebagai informasi, tentu berharga dan nanti akan kita pelajari. Akan kita tindak lanjuti,” kata Samian.

“Bilamana ada keberatan daripada saksi, ada juga dugaan ancaman, ya tentunya akan kita dalami juga. Kita akan cari alat bukti dan kita juga menunggu ya, kesediaan daripada kesiapan daripada korban atau pelapor untuk bisa dimintai keterangan,” sambungnya.

Samian mengatakan pihaknya juga telah menerima laporan dari kuasa hukum ibu kandung NS, terhadap mantan suaminya AS terkait dugaan kelalaian dan penelantaran anak. Laporan tersebut dibuat pada 24 Februari 2026.

Sebelumnya, Sri mengatakan ayah NS merupakan anggota geng. Ia menyoroti AS, yang disebut kerap mengancam mantan istrinya, Lisnawati.

“Kami juga menginformasikan bahwa mantan suami Ibu Lisna ini kebetulan adalah anggota geng yang menurut saya juga patut untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian. Ya khususnya karena ini, karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh Ibu Lisna,” ujar Sri.

LPSK mendesak pihak kepolisian mengecek latar belakang dari ayah bocah NS. LPSK sudah lama mendapatkan informasi kekerasan yang dilakukan terhadap NS dilakukan.

Dari hasil wawancara tim usai pengkajian, kami memperoleh beberapa informasi, salah satunya kami curigai dan kami juga mendesak polisi penyidik ​​untuk memeriksa latar belakang ayah Nizam, ujarnya.

(dwr/idn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *