
Israel Gempur Lebanon, Puluhan Orang Dilaporkan Tewas
Gempuran militer Israel, seperti dilansir detikNews, menghantam area pinggiran selatan Beirut dan wilayah Lebanon bagian selatan.
Kantor berita Lebanon, National News Agency (NNA), melaporkan bahwa selain korban tewas, sekitar 149 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut, seperti dilansir Al Jazeera, Senin (2/3/2026).
Menurut laporan NNA, 20 orang tewas di pinggiran selatan Beirut, dan 91 lainnya terluka. Sementara itu, 11 orang tewas di Lebanon selatan dan 58 lainnya luka-luka di wilayah yang juga merupakan benteng Hizbullah.
Israel melancarkan gelombang serangan terbaru pada Senin (2/3), setelah Hizbullah mengaku bertanggung jawab atas serangan roket dan drone di Israel utara.
Hizbullah menyatakan serangan itu sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, menyatakan bahwa pertempuran melawan Hizbullah bisa berlangsung selama “berhari-hari”.
“Kami telah melancarkan kampanye ofensif terhadap Hizbullah,” kata Zamir dalam pernyataan video yang dibagikan militer Israel pada Senin (2/3), seperti dilansir AFP.
“Kami harus bersiap untuk pertempuran selama berhari-hari, bahkan banyak hari,” tegasnya.
Sumber Referensi: detik.com
